Angka Duapuluh Enam

Untuk Agni,

Aku menerima beberapa kabar baik. Tidak perlu kamu tanya darimana aku mendapatkanya, aku hanya tahu saja. Dan aku mohon, jangan dimulai perdebatan mana yang menurutku itu baik, atau menurutmu itu buruk. Kita sudah terlalu sering terlibat perdebatan tidak masuk akal dan berakhir tanpa kesepakatan. Dan untuk kali ini, biarkan aku yang menentukan mana kabar baik itu.
Jadi langsung saja,
Terakhir aku dengar, kamu sudah mendapatkan pekerjaan baru bukan? Aku tahu itu. Posisi yang kamu inginkan sesuai dengan semua yang kamu pelajari di Komunikasi dan lingkaran mainmu. Itu bagus sekali, aku selalu percaya kamu bisa. Lepas bahwa tidak sesuai bayanganmu, mungkin disitu tantangannya. Atau anggap saja itulah tantangannya. Kamu pernah mengalami yang lebih buruk, lagipula, ini baru hari ke empat bukan? Nikmatilah sejenak.. CV mu juga bertambah. Kita sering membahas bahwa disini adalah negara yang percaya angka, dan hanya pengalaman yang bisa mengalahkan nya dalam perburuan karir. Jadi, sekali lagi, aku mohon nikmatilah sejenak. Kalau bukan demi aku, paling tidak, demi mimpimu memilik toko buku yang nyaman dan toko vinyl yang menyenangkan. Yang nanti akan menjadi tempat main anakmu, berlarian sambil membawa cover vinyl nya Sinatra, yang lalu merengek rengek karena kamu belum mengijinkannya mendengarkan Pink Floyd. Bayangkan hal itu. Atau bayangkan anak perempuanmu nanti meminta hadiah semua seri Supernova di ulang tahun ke 12 nya. Bayangkan itu saja. Dan nikmati pekerjaanmu yang sekarang ini. Aku mohon itu.
Aku juga tahu, kamu mulai mencintai buku. Dengan taraf kecanduan. Bukan hal salah kok. Itu baik untuk otakmu. Ya sekalipun kamu mulai mengeluh karena kehilangan waktu baca, tapi, aku juga yakin kamu cukup pintar untuk mengatur semua waktu itu. Oh iya, dengan tulisan ini aku juga mengingatkan, ada cerita yang harus kamu selesaikan. Kamu harus banyak belajar menulis lagi. Dan hanya dalam hal ini kita sepakat. Menulislah terus. Kamu tidak akan tau bagaimana kedepannya bukan. Creative Writing – AS Laksana itu selesaikan lah, Lalu coba kamu praktikkan. Aku yakin kamu bisa.
Jaga kesehatanmu, minumlah vitamin. Dan olahraga seminggu sekali itu, usahakan kamu ikut terus. Kamu butuh berkeringat, dan kamu tidak boleh sakit. Dengan pekerjaan seperti itu, dan dengan keadaan mu yang tidak ada yang mengurusi, kamu tidak boleh sakit. Rokokmu juga, kurangilah sedikit demi sedikit. Itu juga bisa membuatmu lebih irit.
Jenguk rumah. Jangan lupa itu. Ayah dan Ibu pasti sering kangen. Se percaya apapun mereka denganmu, mereka akan lebih tenang kalau melihatmu hadir dan bangun tidur di sofa ruang tamu rumah. Jenguk adikmu juga. Dia selalu percaya bimbinganmu bukan? Pulanglah.. Ijin kalau perlu. Rumah itu selalu terbuka untukmu.
Siapkan target juga, sama seperti dulu. Target target pendek seperti nonton SNSD yang kamu bangga bangga kan itu. Karena memang terbukti manjur saat kamu punya tujuan. Dan memang kamu sampai pada tujuan itu. Dimulai dari selalu bisa membeli buku buku bagus, atau ganti handphone dan sepatu baru, atau yang lebih mulia, bisa lancar mengirim uang ke rumah. Aku tahu kamu sudah bekerja keras, aku menghargai itu. Karena memang harus seperti itu bukan.
Jangan lupa untuk liburan. Bepergianlah. Nikmati pantai atau sekedar jalan jalan di spot turis. Itu pasti menyegarkan. Tidak perlu jauh jauh, bisa juga kan ke toko buku luar kota yang jual buku impor murah. Aku selalu suka melihat raut wajahmu saat menemukan buku bagus.
Bagaimana dengan jualan kaos kampus itu? Lancar sepertinya. Aku juga tahu itu. Kamu juga kelihatan senang menjalaninya. Paling tidak, ada sesuatu yang kamu dapat dari kampus bukan? Pertahankan itu. Kamu punya bakat jualan ternyata.
Jaga senyummu. Selera humormu selalu menyenangkan. Tertawalah lebih sering. Senyumlah lebih banyak. Tidak ada ruginya. Tonton lagi variety show korea kesukaanmu itu.
Baik, ini bagian sulit lainnya. Aku tahu yang kamu alami, dan bagaimana perjuanganmu. Mungkin itu kebenaran lain, bahwa beberapa hal memang tidak bisa dipaksakan, dan tidak semua hal, manusia bisa dapatkan. Sudah terlalu lama kamu menyakiti dirimu sendiri, aku khawatir itu menjadi candu. Pekerjaanmu yang sekarang bisa menjadi pertanda awal, kamu akan bertemu orang baru, bahkan mungkin wanita baru. Benahi hatimu. Tata kembali interiornya, cat lagi tembok ruangannya, ganti playlist hariannya, bersihkan lantainya, ganti kunci pintunya, kalau perlu tidak usah dikunci lagi. Buka selebar lebarnya. Beri parfum ruangan. Dan semua akan baik saja. Karena menurutku, kamu layak dicintai. Jadi, aku mohon, jatuh cinta lah lagi.
Ini umur ke 26 mu. 25 terlewati. Tidak akan ada lagi sembunyi di quarter life crisis lagi.
Sementara ini, aku hanya bisa memberikan buku ini sebagai hadiah. Konon ini buku bagus. Hanya saja kurang mendapat sorotan. Semoga saja benar bagus.
Terakhir, dan inti dari tulisan ini, semoga kamu selalu sehat, menemukan bahagiamu, panjang umur, dimudahkan mencari, mendapatkan rejeki, dan ditemukan oleh cinta yang jauh lebih lebih baik dari sebelumnya. Selamat ulang tahun ke duapuluh enam. 🙂

Langit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s