Sebuah catatan dari meja makan untuk Seruni

Manusia memang harus mengalami saat dimana dia mempunyai pilihan, tetapi tidak bisa menetapkan, sekalipun sudah jelas yang mana yang akan membuat dirinya baik baik saja. Seperti wajib melakukan pembenaran karena dia kehilangan kendali atas logika nya sendiri. Manusia adalah satu satunya makhluk yang benar benar didesain untuk terluka. Untuk beremosi.

“Kamu punya nya apa aja?” | “ehm.. A neat hairstyle, sense of humor, a complete package of love, black skinny jeans and a wasted heart. Cukup gak?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s