Untuk Dunia, Bagian 2

*strecing tangan* Selamat pagi.

Ini adalah tulisan pertama dimana window media player tidak menyanyikan lagu siapapun untuk saya. Bukan karena saya sedang sensitif oleh bebunyian, atau secara dramatis ingin mendengarkankan suara jangkrik yang lagi nyepik, tapi karena PC cantik ini, sedang pms. Doi kalau diperintah buat nyanyi atau muter video sering rewel terus mati. Dibelahan dunia lain, penyakit PC mah keren keren kan ya, ada yang kena virus akut, gak mau booting atau apalah yang sampai jadi headline gitu di PCmedia. Nah ini, masa’ iya kotak’an canggih segede ucok baba kagak bisa buat muter lagu?! dua kosong satu dua cui!

Tapi, ya sudahlah, masih untung ada komputer wakaf lengkap dengan gratisan modem dan Photoshop CS2 nya. Masih untung bisa buat belajar gambar ini itu walaupun gak sebagus ini itu, masih bisa buat nyimpenin foto Taeyeon, masih bisa buat browsing lowongan kerja, masih bisa buat melihara harapan. Hamdalah.. lagian, kalau diratapi mulu, jatohnya, keinget mantan, ASUS EEPC 1215P 12″ yang sukses digondol maling di anipersarinya yang pertama. doh! kakanda kangen neng Asus.. 😦 *strecing leher* Bakal ngomong serius nih.. << aseekk

Saya bukan seorang kutu buku, kutu blog, kutu majalah atau kutu air.. << (gak lucu ye) yang mana semakin menguatkan identitas saya sebagai seorang WNI, orang sini kan lebih suka ngeliat dari pada baca. Tetapi saya seseorang yang sangat pemilih, kategori parah. Saya akan membaca (apapun itu) bila itu benar benar sangat membuat penasaran. Singkat seperti ini, ada sebuah blog dari adik perempuan sahabat saya, (kebetulan si adik ini kuliah di Jerman cui), penasaran saya berangkat dari mention-buka profile-nemu link dan proyek komparasi antara si adik ini dengan sahabat saya itu. Soalnya, kalau ngeliat kelakuan kakaknya, kayaknya emang beda jauhhhhhhhhhhhhh. sejauh LDR saya dengan Kim Taeyeon, dan sebanyak huruf ‘h’ nya, coba hitung huruf ‘h’ di kata ‘jauh’ tersebut.

Udeh nih, saya baca tuh page pertama, lanjut kedua, ketiga dan sampai page.. quote: “special is.. blablabla” itu dan berakhir pada satu kesimpulan perasaan (dih, bahasanya) gilak! kombinasi antara kagum, geleng geleng, iri, dan duh! ane 24 tahun dan kagak ngerti apa apa.

Hampir seperempat abad dan saya jarang memilih. Keadaan dimana saya tidak bisa apa apa lalu dengan modal prinsip “yaudah lah ya” menjalani hal tersebut sampai muntah, kumur2 lagi, muntah lagi, kumur lagi, ngisi bak lagi karena airnya habis, muntah lagi dan berulang ulang terus. Jujur, saya iri sekali, hidup itu pendek, dan saya terjebak dalam satu kotak yang tidak beranjak kemana mana. Sementara ada individu lain yang merancang proses sosialnya dengan begitu film-able.

Kalau ini sampai ngebahas mimpi, saya akan malu sendiri. najis. Tanyakan apa mimpi saya, pasti saya jawab: “Kenapa? mau di tafsir buat masang togel ya?” -__-

Sederhana sih, ketika saya mendapati postingan kuliner atau sebuah kalimat sinis mengenai “poto makanannya dulu, masuk instagram kemudian baru makan”, well dude.. belif mi dah, ente lacki bastart. Sejak kuliah hingga lulus ini sekarang, jangan kan wisata kuliner A ke Z, bisa makan 3 kali sehari, ngantongin rokok dan ditutup dengan es teh manis ukuran besar itu mah udah super subahanaloh!! sum!! dan saya tidak tahu apa yang saya lewatkan, sementara konon katanya menu masakan di Indonesia lebih beragam dari jumlah kepercayaannya. belum juga semua makanan yang ada di Invincible Youth! -___- setan! padahal ye, saya selalu bilang ke beberapa orang yang secara sengaja curhat gitu ke saya, saran saya yang pertama selalu sama,good food, set good mood. dan malah saya sendiri yang gak bisa nerapin.. cuma bisa ngeces gitu cui. -____-

Saya sedang suka dengan semua program NatGeo Adventure, lengkap dengan tagline cuantiknya yang berbunyi, “Lets get lost”. Ya.. gimana ya, saya mah kayaknya udah tersesat sejak 98, kagak tau jalan pulang, gak peduli, tapi sakit hati. Saya seperti ada di jubah sosial buatan yang dibentuk budaya biasanya. Saya benci berkompromi lagi, muak. Dulu ketika hampir waktu skripsi, saya seneng gak karuan, bayangan ketika ingin ngebahas anarcho punk, political songs, lyricist hero, rima sadis puitis gerakan bawah hiphop dan kawan2nya melalui lingkup komunikasi, akan menjadi sangat menyenangkan. seperti akan membuat buku pertama mungkin ya. Lalu? BATAL TOTAL!! Tuntutan biaya pas pas an memaksa saya mengambil jalur non skripsi dengan tema seadanya yang bahkan saya gak ngerti faedahnya kecuali hanya untuk mengakhiri masa studi. Sementara uang kiriman dan gabungan bikin kaos habis buat bayar utang dan entah kemana. Gali lubang itu memang ada, sementara harga beras naik juga.

Lalu ketika ijazah itu keluar dan foto bertoga sudah dikirimkan ke rumah, saya masih terjebak dengan hal yang sama saja namun dengan nama yang lebih panjang belakangnya. Welcome to the jungle kata Axl Rose. Jobseeker dengan bakat nanggung dan tanggungan seabrek sementara ada jenjang besar ketika paparan pikiran itu dibicarakan dengan orang tua.

Tidak akan habis membahas hidup, karena kita ada didalamnya. toh hidup tidak mudah, kalau mau mudah ya mati saja. begitu kata logika dan gitarisnya Nirvana. Saya pernah menanyakan ini kepada seorang kawan ketika dalam perjalanan ke gunung pati untuk melihat Lipstik Lipsing membawakan 3 lagu, “menurutmu aku bakal sukses gak?” beliau menjawab “gak usah dipikirin, berdoa dan berusaha saja”

Paling tidak ada beberapa hal yang saya mulai putusi sendiri, seperti keluar kerja, menolak dua tawaran kerja, dan mencari kerja yang saya mau dan ingini. Lepas apa kata orang soal pikiran saya dan pilihan tersebut, saya sudah tidak peduli lagi. saya masih merasa hidup itu pendek, sementara, masih terlalu banyak yang ingin saya lihat.

Sekarang, semua CV yang tersisa sudah terkirim ke tempat idamannya, tinggal menunggu kabar bahagianya (amin), dan menjalani apa yang sudah saya susun enam tahun belakangan ini di Semarang, toh, apalagi yang bisa saya lakukan selain berusaha?

Dari semua paragraf diatas, mungkin iya saya kurang bersyukur atau justru sebaliknya. namun ketika ada yang menanyakan kabar dan bagaimana hasil pemikiran saya, ya.. karena saya gak bisa bohong, saya cuma bisa jawab jujur, ehm.. ya, i am lost, clueless, jobless, loveless, broke, fucked up, mad, sick, but hey, thanks God, i am still breathing, alive. 🙂

Jadi, sampai ketemu di konser Gaslight Anthem dan SNSD ya. 😀

Advertisements

2 comments

  1. Anonymous · July 3, 2012

    mas minta link blog adik perempuan sahabatmu itu dong .. :)hwaiting hyung m/

  2. Anonymous · July 3, 2012

    yakin kamu siap sir? dibaca dengan keadaan bahwa kamu dipaksa jadi PNS sama orang tuanya si Gebi ya.. >_< http://kaniamehta.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s