mimpi bagian satu

selamat pagi! m/

lama sekali rasanya tidak menggunakan keyboard netbook segiat ini semenjak semua kemelut ketikan penelitian dan sidangnya. saya rasa juga, hal paling menyenangkan saat diakhiri adalah ketika kalian bisa menyelesaikan sebuah tugas akhir kuliah. itu lebih plong dari mengetahui bahwa saat kalian terjebak di “friendzone” itu adalah tanda bahwa kalian benar benar jatuh cinta buta sebenarnya. i mean, really really in love. yakin. :p

postingan berikut ini akan saya batasi warna merah mudanya. ngomongin cinta itu gak akan pernah habis, persis ngomongin soal liga indonesia. ruwet semrawut, kadang jauh dari indah, tapi tetep ditonton dan dibahas pula. -_-

saya adalah tipikal orang yang punya mimpi banyak dan mentok di keadaan yang biasa saja. jadi tuh ya, kadang cuma berhenti di lamunan saat naik motor dan buang air besar sambil ngusirin nyamuk yang godain kaki jenjang dan berbulu dikit milik saya, kaki yang layak diajak jalan sambil gandengan lah. *calm* :p

oke sekarang serius dikit ya. jadi gini, isu gender itu juga gak akan pernah habis dibahas dan dibuat kambing hitam. contoh ya, berapa perbandingan jumlah majalah cewek dengan cowok? itu yang membuat istilah pria dijajah wanita menjadi bisa digunakan untuk beberapa situasi. cewek bakal lebih punya banyak referensi daripada cowok. terus berapa banyak jumlah toko aksesoris cewek dengan cowok? tahu kan toko aksesoris cewek? yang biasanya warna pink gitu tokonya, terus yang jaga tuh, (aduh) sering suruh dipaksa buat tampil se imut mungkin. kan kasian. coba bayangin deh, misal ya, yang jaga tuh mukanya standar foto friendster angkatan akhir bernama LIndA ImoEtSeJakLahir, pasti kan gak imut si Linda ini. karena di Friendster dan sosial media lainnya, mereka yang menaruh kata “imut” di namanya, pasti aslinya jauh, jauh banget dari kata imut. yakin saya! jadi, kalau mereka si penjaga toko “imoet’ ini dipaksa untuk berpenampilan imut sebenarnya, kan gak adil bro. kasian to. itu tanggung jawabnya besar lho. setuju kan? setuju lah..

kembali lagi soal perbandingan jumlah fasilitas kenikmatan cewek tadi. sekarang di pikir deh, berapa jumlah tempat ngebentuk rambut antara cowok dan cewek? lebih banyak salon nyaman untuk cewek daripada bau maskulinitas cowok. oke, kalaupun bisa aja ya itu cowo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s