disekitaran lagu Band Of Horses, dan pertanyaan: "Apa kamu kangen aku seperti aku kangen kamu?"

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

KBBI >> Rumah: 1. 1 bangunan untuk tempat tinggal; 2 bangunan pd umumnya (spt gedung);

Tertanggal 20 November 2011. Di sofa coklat tempat saya tertidur sejak memilih untuk kuliah, ada meja kaca yang hanya dialasi menjelang lebaran saja. di sebelah sofa panjang coklat yang saya duduki ini ada dua tempat koran berisi puluhan tabloid Soccer kesukaan adik saya dan tabloid Cempaka milik ibu saya.  Saya menghadap dua sofa coklat tempat biasa tamu tamu memilih untuk duduk. Ada sebuah jendela belum teroles cat sejak pertama kali rumah ini di renovasi, kordennya pun hanya semacam alat untuk menutupi, bukan menghiasi. Disamping kanan saya ada semacam rak tempat foto, total berisi 3 foto adik saya dan satu foto berupa gambar realis 9 anggota Walisongo, salah satu tokoh yang dipuja ayah saya setelah Meggie Z. di dinding tepat belakang saya, ada lukisan Ka’bah. Sementara di dinding kanan saya tepat diatas sofa coklat kecil tanpa sandaran yang malah mirip bangku ini, ada satu foto adik saya lagi, dan satu lukisan wajah ibu saya saat beliau ikut paduan suara di acara Agustusan. dan tidak ada satupun foto wajah saya.

Kalau pandangan dijauhkan kea rah kiri saya, akan terlihat motor Jupiter Z saya, dibelakangnya ada tumpukan kayu dan papan yang baru terbeli kemarin siang, sekedar nyicil sebagai bahan pembuat customize etalase di kios. Disamping pintu sebelah kiri (bila dilihat dari dalam) ada seragam SMA saya yang penuh pilox dan tanda tangan, sampai sekarang saya tidak pernah tahu alasan ayah saya menaruh itu di dinding ruangan paling pertama di tempat ini. oh iya, dinding di ruangan ini warnanya seperti seragam kamuflase tentara yang mendapat tugas perang musim dingin. Putih keabu abuan sedikit loreng kombinasi putih abu abu itu.

Di kaca jendela tersebut ada 3 sticker dari tabloid Soccer. Salah satunya bertuliskan ini: “Piala dunia lebih penting dari pacaran, coz 4 tahun sekali” << perhatikan kata: coz.. !! (wtf). Dibawah seticker “coz” itu masih ada sticker dari Soccer lagi, bentuknya seragam timnas, dengan tambahan tulisan di tengahnya, yang mirip mirip tulisan I (bentuk hati) New York. Nah ini, bentuk hati tersebut diganti gambar bola. Jadi yang saya baca dari stiker tersebut adalah: I Ball You.  -,-  coba diartikan secara sepihak seperti, “Aku Bola Kamu” Rancu ya. Stiker terakhir di jendela tersebut berupa promosi universitas muhamadiyah Jogjakarta. Saya tidak tahu pasti sejarahnya kenapa bisa nempel disitu. pikiran buruk saya, itu black campaign di rumah seorang ustadz. Haha!

Perkenalkan, semua paragraph diatas adalah verbal gambaran ruang tamu rumah orang tua Ivan Ruly yang merangkap menjadi kamar tidur disaat saya pulang rumah di Temanggung.

Tempat dimana awal semua rangkuman kejadian yang ditanyakan ibu saya. Tempat dimana semua tulisan di blog ini dimulai atau diakhiri, tempat dimana saya bisa memandang hujan diluar sambil memutar semua lagu Band Of Horses kencang kencang. Tempat dimana saya bisa memandang gerakan pohon belimbing tetangga diiringi semua potongan kejadian kejadian 2 bulan belakangan. Tempat dimana saya bisa menikmati rokok saya sendiri tanpa perlu berpikir, rokok bisa tapi nasi tak terbeli. Tempat dimana ayah saya menghampiri saya sebelum beliau berangkat ke mushola untuk menjadi imam sholat maghrib disaat lamunan saya berhenti di layar laptop penuh dengan ketikan dan sekedar mengatakan: “Sudah sholat maghrib? Sholat dulu sana, biar lancar mencetin hurufnya” atau sekedar mengatakan: “itu foto siapa van?” *sambil menunjuk desktop wallpaper saya* yang lalu saya jawab: “Kim Taeyeon, calon menantu bapak” haha..

Tempat dimana kakak kakak sepupu saya datang memberikan topic obrolan seputar bengkel, bola, anak anak nya dan kelakuan keluarga lainnya. Tempat dimana seorang Yansiska dan Tunggul Bimo datang untuk sekedar mencari tempat ngrokok yang aman dari jangkauan budaya priayi.

Tempat dimana ibu saya menghampiri saya sambil membawa cemilan yang lalu memakan cemilan itu sendiri sambil mulai bercerita tentang semuanya, dari curhat tentang kelakuan ayah saya, pendidikan adik saya, menanyakan bagaimana kontrakan baru saya, potongan rambut saya, mempertanyakan Undip dan kabar toga. Atau sekedar meminta agar handphone nya diisikan lagunya Ebiet.

Dan tempat dimana saya bisa memikirkan ulang semua pilihan yang telah diambil belakangan ini. mencoba mencari solusi terbaik. Melihat dari sudut pandang yang lebih putih. Mencari kalimat positif yang tepat. Mencari tahu apa yang salah. Mencari tahu apa yang seharusnya benar. Lalu mencoba menerapkannya saat harus kembali ke Semarang esok hari. Memberi kesempatan pada hati sendiri untuk bicara. Memberi waktu lebih buat badan agar sering ke alam mimpi. Mengistirahatkan mata sebanyak banyaknya. Dan mereset otak. Alt f4, restart!

Sampai akhirnya menemukan beberapa kesimpulan:

Membutuhkan teori dan membaca lagi. Perbanyak sok tahunya saat bikin tugas akhir. Kasih per bab, jangan semuanya. Itu akan menyudutkan dosen pembimbing. Jadi doi Cuma bisa nyari masalah di bab yang kita bawa. Bukan nyoret nyoret semuanya. (T_T)

Tuhan tidak tidur, apalagi ngantukan. Tetapi Beliau sibuk. kerjaanNya banyak. Lagian tiap saya antri, saya selalu pergi pergi gitu. Gak berdiri anteng. Dan tetap nunggu.

Semua punya konsekuensi, termasuk mencintai. Saya sudah terlanjur basah. Pilihannya nyebur sekalian atau ganti baju. Saya selalu jujur. Dan meminjam dialog salah satu film: “Bila aku tidak mencintaimu, berarti aku membohongi perasaanku” #tsaaaaahhhhhhh #mbuhh #mbuhh

 

oh iya, saat saya tanya kenapa di ruang tamu itu gak ada foto saya, ibu saya menjawab gini: “Foto apa? foto yang makai toga? belum ada lah” #jleeeeebb #kemudianbadai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s