Bagian Dua dan Kunci Stang

 

Ketika membuat blog ini, saya berpikir hanya akan mengisinya dengan mixtapes buatan saya. Bahkan dengan ekspetasi mulia teman saya, dia berharap saya akan menuliskan sesuatu yang besar tentang kejadian di dunia melalui sudut pandang yang lebih satir. Lalu dengan tulisan ini saya akan meluruskannya, karena sesuatu yang sekecil hidup saya saja, saya masih sering kewalahan, bagaimana saya mau menuliskan sesuatu tentang dunia? Haha! 😀 Namun, paling tidak saya menuliskan ini dengan kejujuran lelaki biasa berumur 23 yang kesulitan berbicara sesuatu berbau “pribadi”.

Disaat ini ditulis saya sedang memutar sebuah mixtape berjudul “See You Soon” beberapa lagu 90an dan satu mixtape lagi berisi beberapa pop punk dengan versi akustik saja. jadi didalamnya ada EELS, Chantal Kreviazuk, Coldplay, Third Eyed Blind, The Rocket Summer, KT Tunstall, John Brion, Finch, Copeland, Duncan Sheik, Motion City Soundtrack, New Found Glory hingga Explosion In The Sky. Saya bukan pembatas. Saya seperti Dora, seorang Explorer bila dihadapkan pada pemilihan playlist lagu. Entah kenapa,  playlist ini terlalu tepat dan jelas untuk mengabjadkannya menjadi sebuah pengakuan resmi dari seorang Ivan Ruly ( 😀 ). 2 hal yang saya rasakan dibagi menjadi 2 lagu, satu milik Third Eyed Blind, yang satu lagi milik New Found Glory. Melalui tulisan ini pun akan semakin memperjelas bahwa saya bukan tipikal orang yang akan menuliskan sesuatu dengan sebuah estetika njlimet. Kelugasan akan menemukan kejelasan yang lebih rapi dan nyaman untuk dipikirkan.

So, here we go!


Third Eye Blind – Jumper

Ini adalah saat dimana sebuah pertanyaan besar kembali bermunculan. Batas antara menjadi anak orang tua dan fase tumbuh menjadi orang tua selanjutnya. Krisis kepercayaan adalah hal wajar bila kita dihadapkan pada situasi berupa kebutuhan. Hidup adalah sebuah sentilan perjuangan, sebuah kebanggaan yang disusun pelan pelan, dan sebuah system yang paling absurd dan entah bagaimana sering dibelokkan atas nama takdir.

Saya sering bergumam tentang perubahan (atau lebih tepatnya adalah paksaan jaman),iya, gumam saja. Karena koar hanya akan menimbulkan ketidakjelasan lagi. Toh perubahan itu tidak akan bertahan lama. Tidak ada yang bertahan lama. Perubahan akan diganti perubahan lagi. Seperti itu terus dan akan berhenti disaat kita sudah terlalu bosan membicarakannya. Lalu apa intinya jika pada akhirnya siklus itu saja yang mengambil alih? “Arti” pada dasarnya hanya sebuah persepsi. Objektifitas dengan bentuk lebih bagus, halus dan berkesimpulan positif. Jadi? Bertahan hidup! Meminjam dialog di scene scene akhir film 8 Mile, ketika B-Rabbit battle dengan Papa Doc, dengan bangga yang paling jenius dia mengatakan “Don’t ever try to judge me dude, you don’t know what the fuck I been trough!”

5 Tahun lebih saya berada di rumah kedua. Membangun daftar mimpi yang pelan pelan memudar dan bergeser. Mencoba memberi bukti yang lebih valid dari semua omongan calon bupati Temanggung. Menekan semua emosi dan apatisme logis pihak luar (kalau masih ada yang berpikir saya apatis, coba temui keluarga besar saya!) Saya juga masih mencoba memberi contoh yang lebih manusiawi dari buku Chicken Soup manapun. Dan masih mencoba terus meyakinkan diri sendiri untuk memberi kesempatan kedua pada sisa sisa mimpi saya sembari menata ulang semua potongan mimpi lain yang hilang itu. Untuk sekarang, siapa lagi yang akan mencintai diri saya selain diri saya sendiri? 😀

Udahan ya suwungnya.. kita tertawakan hidup saja. 😀

New Found Glory – The Story So Far

Paragraph berikut ini dan seterusnya akan sedikit berwarna merah muda, karena saya selalu percaya kalimat ini: “Karena darah punk juga ingin dimengerti” hahahaha! 😀

“Im not good in history, ex is history, your ex is history, but one thing you should know, im your best fuckin future” itu adalah yang saya tuliskan di twitter beberapa waktu yang lalu. Sebuah intepretasi dari  kalimat andai: “kalau saja cinta itu bisa diatur..” haahhahhaha. 😀

Percayalah, saya adalah orang dengan jawaban “Yeah, im fine” sekalipun sedang dalam fase buruk apapun. untuk kali ini, artikan fase buruk ini sebagai “damn! She’s not into me”. Huahahahahah!! 😀 (ini lucu sekali)

Percayalah juga kalau saya juga seorang lelaki yang akan memberi jawaban “ahh.. iya ya” sekalipun ada obrolan berbau pernyataan jujur seperti “Van, kamu mirip Sid di SKINS ya” | “apanya yg mirip? Bulenya?” | “bukan, sialnya yang mirip” hahahaha! 😀

Percayalah juga, saya akan menjawab lantang cepat jujur dan merdu: “Yes, I love her” kalau ada pertanyaan sinis gimana gitu semacam:  “hello… do you really love her!?” tapi sayangnya selalu ada kesimpulan besar seperti:  “I Think, im not her average romeo” hahahahaha! 😀 (ini lebih lucu)

Dan percayalah, saya seorang lelaki yang cukup, mengerti, mengalami, mempraktekan dan terus menambah ilmu tentang menjadi tahu diri terhadap perempuan yang membuat saya nglungker nglungker kurang jelas sebelum tidur di pukul 7 pagi. Kisah saya mengajari itu. Dan saya orang yang cepat belajar sepertinya. Hahahahaha! 😀

Dan lebih percayalah, bahwa dia adalah tipikal wanita yang layak diperjuangkan! Sayangnya, saya kurang ngerti hal beginian. Jadinya.. ya.. gitu. Hahahahahha! 😀

Maka seiring lagu The Story So Far nya New Found Glory, akan saya tutup dengan sebuah percakapan yang akan merubah jagad persilatan seantero Semarang Temanggung:

“gimana kamu bisa dapetin aku kalau gitu aja gak ngerti?” | “ajarin dong.. kamu kan lebih pinter”

#jederrrrr  #efeksuarapetir

Terimakasih. 😀

 

      

 

Advertisements

2 comments

  1. Anonymous · September 25, 2011

    aku suka gaya bahasamu mas, vulgar, sarkas dan tentunya sudut pandangmu yang menarik. hhehe

  2. Anonymous · September 25, 2011

    ih dik kusir.. genit ah! hahahaha.. paling tidak saya mencoba jujur. makin dikit orang jujur di dunia sir. hahahhahaha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s